Ringkasan Pidato Nasrullah Manandai Gugurnya Sekjen Hizbullah (1)

Indonesian Radio 6 views
"Suriah telah menjadi hambatan besar untuk melaksanakan prakarsa Amerika-Israel-Saudi, yang bertujuan menguasai kawasan," tandasnya.

Sekjen Hizbullah Lebanon, Sayid Hassan Nasrallah mengatakan rezim Zionis Israel telah mengobarkan perang ilusi untuk melawan Iran di Suriah.

Hal itu disampaikan dalam pidato untuk memperingati empat tahun gugurnya komandan senior Hizbullah, Mustafa Bedreddine di Suriah. Demikian dikutip IRNA, Rabu (13/5/2020).

"Suriah telah muncul sebagai pemenang dalam perang global ini dan sebagai hasilnya, kekuatan hegemonik terus melakukan tekanan politik, perang psikologis, dan menjatuhkan sanksi pada Suriah setelah kemenangan militer," ujar Nasrallah.

Dia menolak klaim yang menyebut Rusia dan Iran mulai terlibat konflik di Suriah, dan menandaskan ini adalah bagian dari perang psikologis melawan Suriah dan sekutunya. "Apa yang diinginkan Iran adalah mendukung dan mempertahankan Suriah, tidak ingin berbenturan dengan pihak mana pun," tambahnya.

Iran, lanjutnya, ingin mempertahankan identitas Suriah dan menjaga kemerdekaan negara itu agar tidak jatuh ke tangan Amerika dan Israel. Oleh karena itu, Iran sama sekali tidak mencampuri urusan Suriah.

Menurut sekjen Hizbullah, Israel mengkhawatirkan perkembangan di Suriah, karena para pejabat Tel Aviv percaya bahwa Suriah merupakan ancaman bagi rezim Zionis. Oleh sebab itu, Israel memulai petualangan yang gegabah di Suriah.

"Suriah telah menjadi hambatan besar untuk melaksanakan prakarsa Amerika-Israel-Saudi, yang bertujuan menguasai kawasan," tandasnya.

Nasrallah menjelaskan bahwa Suriah telah terbebas dari pemecahan dan konspirasi yang menelan biaya besar serta melibatkan peralatan militer dan puluhan ribu petempur.

"Suriah mencapai kemenangan berkat perlawanan dan keteguhan pemimpin, militer, dan rakyat serta dukungan sekutunya," pungkasnya. (RM)

Add Comments