Panen Walnut di Iran Utara

Indonesian Radio 1 views
Penduduk desa di pegunungan Alborz, Republik Islam Iran utara mulai memanen Walnut (Kacang Kenari) dan menyiapkan makanan lokal yang lezat, terutama roti yang didalamnya ditaburi Walnut.

Cara memanen Walnut di daerah pedesaan tersebut masih secara tradisional, dan biasa dilakukan pada akhir musim gugur.

Penduduk desa di pegunungan Alborz juga memasak roti dengan cara sederhana dan mencampurkan Walnut di dalam roti tersebut. Roti yang dicampur dengan kacang ini akan menghasilkan roti yang sangat lezat.

Beragam jenis kacang baik untuk kesehatan karena mengandung nutrisi lengkap seperti serat, karbohidrat kompleks, antioksidan, protein, berbagai vitamin dan mineral.

Seperti dilansir Bobo.grid.id, Walnut adalah jenis kacang renyah yang mempunyai rasa gurih dan bentuknya tidak beraturan. Kacang ini konon merupakan salah satu makanan yang berasal dari pohon tertua yang dikenal manusia.

Menurut sejarah, Walnut sudah ada sejak 7000 SM dan  berasal dari Persia. Dahulu, makanan ini disediakan untuk para bangsawan. Karena berasal dari Persia, kacang tersebut sering disebut Walnut Persia

Walnut dapat dikonsumsi sebagai camilan dan sebagai makanan pencuci mulut, serta hidangan asin. Walnut sering dianggap Brain Food atau makanan otak karena memiliki bentuk permukaan yang berkerut seperti otak.

Karena bentuknya seperti otak dan mengandung banyak nutrisi, walnut sering dianggap sebagai simbol kecerdasan dan dipercaya dapat meningkatkan kecerdasan seseorang. Walnut termasuk kacang yang paling bergizi dari semua kacang.

Dalam 100 gram kacang walnut terdapat 654 kalori. Walnut merupakan sumber asam lemak esensial dan sumber antioksidan yang sangat baik bagi tubuh. Selain kaya akan antioksidan, walnut juga sumber mangan, tembaga, vitamin E, B kompleks, kalsium, kalium, besi, seng, fosfor yang baik bagi kesehatan tubuh terutama tulang.

Walnut juga dapat membantu mengurangi kolesterol jahat dalam tubuh, meningkatkan fungsi otak, dan dipercaya dapat memperlambat penyebaran kanker. Walnut mengandung antioksidan dua kali lebih banyak dibandingkan kacang lain yang biasa dimakan.

Walnut adalah salah satu  jenis kacang yang dapat membantu tubuh melawan kanker, sakit jantung, hingga penuaan.

Menurut penelitian Joe Vinson, seorang profesor di Scranton Univesity, seperti dilansir the American Chemical Society, dalam satu gram walnut mengandung 70 unit senyawa polyphenol. Antioksidan ini lebih tinggi dibandingkan jenis kacang lainnya. Polyphenol juga 15 kali lebih besar manfaatnya jika dibandingkan dengan sumber vitamin E lainnya. (RA)

Add Comments